Foto-foto Pemasangan Spanduk Aceh Blogger Day

Katanya sore kita pasang spanduk, eh ngak ada yang datang, malah pak ketua panitia di serang demam. Ada-ada saja nie, ya sudah.

Akhirnya, selesai kerja, sekitar jam 12 malam, diriku ajak Bang Yusuf dan Dek Jol untuk pemasangan spanduk Aceh Blogger Day. Eh tiba di jemabatan Beurawe, motor kehabisan bensin. Payah. Tapi di Simpang Surabaya masih banyak yang jual bensin. Jadi tak perlu takut.

Pokoknya semangat……

Baca entri selengkapnya »


http://kompas.com kena hack

Wah… Gawat, betul-betul gawat. Situs berita nasional kompas, http://kompas.com telah di hack, Sabtu dini hari sekitar jam 1.30. Anehnya yang ter-hack—entah sang hacker cuma menjahili saja, atau memang sengaja dilakukannya—cuma di url http://kompas.com, sedangkan aliasnya di ulr http://www.kompas.com masih sehat-sehat saja.

Kejadian yang menghebohkan kami di kantor sewaktu kami hendak pulang kerumah, bermula dari redaktur saya, Taufik Al Mubarak membuka situs kompas.com—biasanya, setiap selesai dari pekerjaan sebagai editor di Harian Aceh, ia selalu menyempatkan diri untuk membaca berita-berita dari media lain. Baik yang lokal maupun media nasional, sambil memposting tulisannya di http://jumpueng.blogspot.com. Hal ini dilakukan untuk tidak terlewatnya isu-isu media lainnya. Apa saja yang jadi headline utama besok paginya. Maklum, ia jarang bangun pagi, dan pekerjaan di malam hari telah menjadikan malam jadi hari dan hari menjadi malam, begitu juga dengan saya. Hehe…

Betapa terkejutnya bang Taufik, ketika melihat apa yang telah terjadi dengan situs http://kompas.com. Ia langsung teriakin ke saya, “Zaaaan, situs Kompas ka di hack.” (Zan, situs kompas di hack)

“Apa, masak situs kompas di hack” saya pun membantah sekaligus jadi penasaran. “Aci buka dile” (coba buka dulu) tegasnya.

Saya pun bergegas membuka dengan browser flock, lalu saya ketik kompas kemudian saya tekan, thaaaaaammmm ctrl + enter biar cepat–suatu kebiasaan buruk saya menekan tuts keyboard dengan keras. Browser flock pun langsung membaca dengan url penuh http://www.kompas.com. Beberapa detik kemudian tampilah situs kompas seperti biasanya tanpa ada kecacatan sedikitpun. Tak ada tanda-tanda situs Kompas di hack.

“Mana ada di hack… masih seperti biasannya” saya menegaskan.

“Yaa… kok saya buka tadi ada, coba lihat di laptop saya” kata bang Taufik sambil mangajak saya ke meja kerjanya untuk memastikan bahwa dia tidak salah melihat atau salah membuka link.

Saya pun kaget, “lho kok bisa, masak di komputer saya masih sehat-sehat saja”. Saya pun memastikannya lebih dekat ke alamat url-nya, apa ada salah ketik. Rupanya, bang Taufik membuka ulr tersebut tanpa embel-embel www, tapi langsung dengan http://kompas.com. Saya pun membuka url tersebut di komputer saya, dan langsung menampilkan gambar di bawah ini.

Duhhhh……kompas, “SEMOGA BANGSA INI TIDAK BANGKRUT ATAS SEGALA KEBROBROKAN DI AMIENI”, begitu salah satu pesan yang ditampilkan oleh sang hacker, melalui sebuah picture yang berformat png dengan nama file “ana-konda”.

Kejadian ini tidak berlangsung lama. Selang beberapa menit kemudian link http://kompas.com sudah tidak menapilkan lagi pesan “Hiduplah Indonesia Raya” di title bar web browser. Entah sudah di ambil alih lagi oleh sang admin kompas, entahlah. Tapi, sejak tulisan ini saya turunkan di blog saya ini, link tersebut masih menanpilkan “ERROR, The requested URL could not be retrieved.” Dan belum ada media lain yang menyebutkan situs kompas telah di hack.

Padahal Kompas perusahaan media nasional yang sudah cukup mapan dan berpangalaman. Tapi masih ada kelemahannya juga, “untuk Kawan-kawan www.kompas.com ada banyak hal yang perlu diperbaiki”, demikian pesan sang hacker pada akhir tulisan di sudut kanan picture yang berlatar belakang hitam itu.[]

Note:

Untuk melihat screenshot yang lebih jelas , berikut linknya http://s254.photobucket.com/albums/hh92/ozan-ghira/
Screenshot/?action=view&current=screenshot-konpas-di-hack.jpg
Maaf, blog mengalami error kalau menambah hyperlink langsung. Ada yang bisa bantu, solusinya?

Download AVG Free Editions 8.0

BAGI pengguna komputer, Anti Virus AVG sudah tak asing lagi sebagai ‘pendekar’ pembabat bermacam virus yang meresahkan, baik virus luar maupun lokal. Sejak diluncurkan AVG Free Edition 7.0.298 pada 31 Desember 2004—doc www.apphit.com–produk dari grisoft Inc ini, telah menjadi penjual keempat terbesar bisnis software security, kembali merilis AVG Anti Virus Free Edition 8.0 pada 24 April lalu.

Sebelumnya, seperti diberitakan di www.grisoft.com, AVG versi 8.0 telah dirilis pada 28 Februari lalu, dan itu versi komersil, sedangkan yang free edition tidak ada sama sekali. Untuk mencobanya pun hanya ada versi trial yang bisa dipakai selama 30 hari. Baca entri selengkapnya »


waktu cinta

sebelumnya, aku tak tahu dicintai atau tidak
dan atas nama cinta aku dinasibkan lahir
setelah itu, hidupku kekurangan cinta
dewasa ini, aku baru tahu arti cinta
aku jadi menagerti hidup itu indah kerana cinta
karena itu juga tuhan menghadiahkan cinta
ketika aku kejatuhan cinta…
aku dilarang bercinta.
bukan sekedar omongan belaka
kata-kata itu ditulis dalam suratnya, ‘bercinta itu haram’.
katanya sih, aku masih muda…
belum waktunya…
kalau memang ia, kenapa aku diberikan sekarang.
berikan saja cinta itu tepat pada waktunya…
tepat usia, tepat pikiran, tepat jabatan.

15 Maret 08


Hari itu

apakah kamu lupa, kalau  kamu lahir
kamu itu hina, memalukan
aib, walau kamu bidadari
apa kamu tidak ingat juga, kapan kamu dihargai
hari ini, hari besar itu…
bunga bunga mulai bermekaran seterusnya menjadi berbuah
gajah-gajah mati dihujankan batu ababil
hari ini, hari besar itu…
seorang pemimpin dunia lahir
hari itu juga kamu baru dihargai
berharga…
bahkan mutiara walau kamu papa

Refleksi 12 Rabiul Awal