waktu cinta
Telah dituliskan: 24 Maret 2008 Filed under: Puisi 12 Comments »sebelumnya, aku tak tahu dicintai atau tidak
dan atas nama cinta aku dinasibkan lahir
setelah itu, hidupku kekurangan cinta
dewasa ini, aku baru tahu arti cinta
aku jadi menagerti hidup itu indah kerana cinta
karena itu juga tuhan menghadiahkan cinta
ketika aku kejatuhan cinta…
aku dilarang bercinta.
bukan sekedar omongan belaka
kata-kata itu ditulis dalam suratnya, ‘bercinta itu haram’.
katanya sih, aku masih muda…
belum waktunya…
kalau memang ia, kenapa aku diberikan sekarang.
berikan saja cinta itu tepat pada waktunya…
tepat usia, tepat pikiran, tepat jabatan.
15 Maret 08
pertamax g ya??
eh ternyata pertamax
ya begitulah cinta deritanya tiada akhir
cinta itu universal, bung ozank. cinta bisa dirasakan dan dimiliki oleh siapa pun lintasusia. cinta kan sebenarnya banyak sekali macemnya, hehehehe
ada cinta kepada Tuhan, kepada sesama, dan kepada lawan jenis. apa yang dimaksud cinta dalam konteks ini cinta kepada lawan jenis, bung ozank?
dijalani aja. jatuh cinta syukur, enggak ya nasib …. he hehehe
bercinta itu memang haram, namun kalau sudah ada ikatan nggak haram lagi dong,
*bener yah*
jatuh cinta, bejuta indahnya…hmmm
jatuh cinta, bejuta indahnya…hmmm
wah hebat banget puisinya.. sekalian bikinin lagu donk bang..
macam keuh dum, aleh pu kahawa….
Aku cinta siapa ya
lha… kok ada tepat jabatan segala??
semua itu emang indah pada waktunya