Cang Panah dan Maryamah

DI koran Harian Aceh, ada kolom ‘Cang Panah’. Kolom khusus pada halaman pertama pojok atas itu memuat tulisan obrolan santai, bisa catatan si wartawan, atau seperti kolom ‘Voxpopuli’ di koran Rakyat Medeka. Tersebut dalam bahasa endatu, cangpanah berasal dari kata cang atau cincang. Panah bukanlah anak panah, tetapi buah nangka yang harum baunya lagi bergetah.

Nangka tua yang kuning ranum enak dimakan. Nangka muda jadi gulai sayur. Bisa jadi pelengkap gulai daging kambing. Ikhwal sang juru cincang, mengupas kulit, membelah daging dan biji, diramu bumbu khas Aceh, sungguh menjadikan masakan bertambah nikmat. Disajikan dalam gulai daging yang aromanya merangsang nafsu makan. Baca entri selengkapnya »


Sial, Salah Kirim

PERNAHKAH kita menimpa kesialan. Yups… Sial, kata yang keluar saat ‘dewi fortuna’ tidak memihak sama sekali. Sial kerap terjadi sewaktu ada kesilapan, kealpaan, ceplas-ceplos atau tidak hati hati. Dan bagaimana rasanya jika menimpa kesialan? Duh malunya… Rasa-rasanya bagaikan ditelanjangi di keramaian, atau sakit bagaikan membenturkan diri sendiri ke tembok. Sial, salah kirim…? Baca entri selengkapnya »


Puasa dan Omongan Pandangan

PUASA, apa yang menarik dari puasa? Yang pasti waktu sahur, waktu puasa siang hari dan waktu berbuka puasa.

Sahur, waktu paling berat untuk menjalaninya. Hal yang memberatkan itu adalah bangun tidur, cuci muka—gosok gigi bila perlu—terus makan dengan selera yang dicocok-cocokan dengan menu ala kadar. Tapi, yang paling memberatkan lagi Baca entri selengkapnya »


Marhaban Ya Ramadhan

SEJAK internet hadir ke bumi, silaturrahmi berganticara. Dulu saudara saling kunjungi, sekarang ini imel saja. Silaturrahmi musti naik metro mini, sekarang blog dikunjungi.

Asal ikhlas di dalam hati, tdk perduli perduli bayar warnet. Operator warnet senang sekali, setiap hari ada rezeki, baik hari biasa, maupun bulan puasa atawa idul fitri.

Marhaban ya Ramadhan.
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1428 H


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.